Tausiyah Habib Munzir Al Musawa : Yang Paling Dicintai Rasulullah SAW Diantara Kalian

Sabda Rasulullah saw :
“Sungguh yang paling kucintai diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknyadiantara kalian” (Shahih Bukhari)

Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh

Limpahan Puji Kehadirat Allah, Maha Raja Langit dan Bumi, Tunggal dan Abadisepanjang waktu dan zaman di dalam Kesempurnaan Nya. Nama Yang Paling Indahdisebut dan diingat, Nama yang Mengawali segala kejadian dan kehidupan, yangsetiap kehidupan berawal dari Keagungan Nama Nya, yang setiap kehidupan berawaldari Kehendak Nya.
Hadirin hadirat…, wahai yang setiap sel tubuh kita yang milik Allah Swt, wahaiyang diberi panca indera yang milik Allah..,

Hadirin hadirat sadarkah kita bahwakita ini ada yang memiliki, ada yang mengatur setiap kehidupannya, ada yangmengatur jumlah nafasnya, ada yang mengatur usianya untuk hidup diatas bumiyang milik Nya, ada yang mendengar setiap ucapan yang diucapkannya, MahaMelihat setiap lintasan pemikirannya, Dialah Allah Swt Yang Maha Dekat kepadasegenap hamba Nya tanpa sentuhan dan tanpa jarak.
Tiada menyerupai Nya segala sesuatu, Dialah Allah yang Tidak Serupa dengansegala galanya. Maha Tunggal dan Maha Sempurna. Dengan tidak bisa dibayangkankeberadaan Dzat Nya dan tidak bisa disamakan dengan makhluk Nya.

Tunggal berbeda dari segenap yangada di langit dan bumi, kasih sayang Nya melebihi segenap kasih sayang,kelembutan Nya melebihi kemurkaan Nya. Sebagaimana firman Nya didalam haditsqudsi riwayat Shahih Bukhari, “Rahmat Ku mengungguli daripada Kemurkaan Ku”.Rahmat Ku terlebih dahulu daripada Kemurkaan Ku dan Kasih Sayang Ku melebihiKemurkaan Ku.

Menunjukkan ketika hamba telahbanyak berbuat salah dan dosa, Kasih Sayang Ilahi tetap terbuka baginya untukkembali kepada kelembutan Allah. Untuk dimaafkan dan untuk mendapatkankehidupan yang bahagia dan abadi. Allah Swt Semulia mulia Dzat yang Diingat danDisebut setiap lisan, Semulia mulia yang Dimuliakan dan Diagungkan, Yang PalingBerhak Dimuliakan dan Dicintai adalah Allah Swt. Semakin seseorang mencintaidan merindukan Allah, menjaga perasaan Allah….
Adakah kita terlintas menjaga perasaan Allah agar Allah tidak kecewa?, Yangmemiliki dirimu.., sepantas pantasnya yang kita jaga perasaannya adalah Allah..Dan kita malam hari ini bertamu di rumah Allah.

Hadirin hadirat semakin besarkeinginan seorang hamba untuk mencari keridhoan Tuhannya, untuk membuatTuhannya senang maka ia semakin dicintai oleh Allah.
Pahami satu jiwa yang termuliakan dari semua jiwa, sanubari yang paling sucidari semua makhluk Nya, adalah Sayyidina Muhammad Saw.. Manusia yang palingmenjaga perasaan Allah, Manusia yang selalu ingin berbuat apa apa yang sangatdicintai Allah dan selalu ingin membimbing hamba hamba Allah agar sampai padakelompok orang orang yang dicintai Allah. Allah kabulkan niat mulia Sang NabiSaw sehingga Allah berfirman “Qul in kuntum tuhibbunallah fattabi’uniyuhbibkumullah, katakanlah jika kalian mencintai Allah maka ikutilah aku (NabiMuhammad Saw) maka kalian akan dicintai Allah” (QS. Ali Imran:31).
Allah menjaga perasaan Sang Nabi Saw. Allah tidak biarkan Sang Nabi Saw kecewadan sedih. Oleh sebab itu ketika terputusnya wahyu beberapa waktu, mulailahpenghinaan dari kaum kaum kuffar quraisy terhadap Sang Nabi Saw yang berkata“tampaknya setan yang biasa menyurupimu sudah hilang wahai Muhammad”. NabiSaw itu kalau turun ayat, beliau menggigil, maka mereka mengumpamakan dg ejekanyaitu kesurupan.
Lalu muncullah firman Allah Swt dari ucapan orang orang kuffar mengatakan itukemasukkan syaithan. Maka ketika tidak ada wahyu beberapa waktu, orang orangkuffar berkata “berarti sudah sembuh dari kesurupanmu”. Maka sakitlahRasul saw mendengar pernyataan itu, bukan karena hinaan orang tapi karena takutberpisah dan takut jauh dari Allah. Sangat mencintai Allah dan tidak inginberpisah dengan Allah walaupun harus berpisah dengan segala galanya.

Termuncul dari ucapan beliau (NabiSaw) ketika dilempari dan dikejar kejar seraya berkata “in lam yakun lakaghadhabun alayya fala ubaliy, asal Kau (Allah Swt) tidak murka padaku, akutidak perduli apapun yang menimpaku”.
Inilah jiwa termegah dan jiwa yang paling mulia yang dipuji oleh Allah, “wainnaka la’alaa khuluqin adhim, sungguh kau (Nabi Saw) memiliki akhlak yangagung” (QS.Al Qalam:4).

Ketika Sang Nabi saw didalam puncakkesedihan hingga jatuh sakit karena terputusnya wahyu dalam waktu yang lama,Allah turunkan firman Nya untuk menghibur Sang Nabi saw “Wadhdhuhaa,wallaili idza sajaa, ma wadda a’ka robbuka wamaa qalaa, walal akhirotikhoirullaka minal uulaa, walasaufa yu’thiika robbuka fatardha…., Demi cahayadhuha, demi cahaya pagi dan demi malam ketika gelap gulita” (QS.Adhdhuha:1-5).
Al Hafidh Al Musnid Al Imam Qurthubi didalam tafsirnya menukil sedemikianbanyak penafsiran tentang ayat ini. Dari salah satu penafsirannya yang tsigah,Al Imam Qurthubi mengatakan makna kalimat wadhdhuha disini adalah melambangkancahaya yang menerangi hati orang orang yang dipenuhi cinta kepada Allah(qulubul arifin), dipenuhi cahaya khusyu’. Allah bersumpah dengan cahaya yangada di sanubari ahlul khusyu’, ahlul sujud dan ahlul munajat. Orang yangjiwanya dipenuhi kerinduan kepada Allah, Allah bersumpah dengan cahaya itu yangmenerangi jiwa mereka.

Dan dari sedemikian banyak jiwa yangmemiliki cahaya rindu kepada Allah, tentunya pemimpinnya adalah SayyidinaMuhammad Saw. Allah sedang melambangkan indahnya iman pada jiwa Sang Nabi Sawdan para arifin (ahli makrifah) lainnya.

“wallailiidza sajaa, demi malam ketika gelap gulita” (QS.Adhdhuha:2). Al Imam Qurthubi menafsirkan salahsatu dari makna penafsiran ini adalah demi malam ketika gelap gulita. Allahbersumpah menqiyaskan jiwa orang orang kuffar yang memusuhi Sang Nabi saw dalamgelap gulita. Tidak mengenali kemuliaan dan imam. Maksudnya antara jiwa SangNabi saw dan orang orang yang dimuliakan Allah dan orang orang yang gelaphatinya dengan kemuliaan.
“Ma wadda a’ka robbuka wamaa qalaa, Allah tidak akan meninggalkanmu wahaiMuhammad dan tidak akan murka kepadamu” (QS.Adhdhuha:3). “walal akhirotikhoirullaka minal uulaa, hal hal yang akan datang jauh lebih baik daripada yangsekarang ini” (QS.Adhdhuha:4). “wa lasaufa yu’thiika rabbuka fatardha, Allahakan memberimu anugerah sampai kau benar benar ridha dan puas” (QS.Adhdhuha:5).

Al Imam Ibn Abbas dalam tafsirnyamenafsirkan makna ayat “wa lasaufa yu’thiika rabbuka fatardha” adalah Syafa’atNabi Muhammad Saw di yaumal qiyamah. Ayat ini juga menenagkan orang orang yangmerindukan Allah Swt karena pemimpin mereka Nabi Muhammad Saw ditenangkan olehAllah dengan turunnya ayat ini. Dan ayat ini juga diperuntukkan bagi kita.Tenangkan diri kita dengan cahaya Keagungan dan Kasih Sayang Illahi.

Hadirin hadirat yang dimuliakanAllah,
Oleh sebab itu Sang Nabi Saw selalu ucapan bibirnya mengucap Nama Allah,berdzikir, berdoa dalam segala hal. Bahkan diriwayatkan didalam Shahih Bukhari,beliau (Nabi Saw) selalu mengucapkan “labbaik allahumma labbaik” mulaidari medan Arafah saat beliau pergi haji sampai Mudzdalifah, dari Mudzdalifahsampai Mina. Terus ucapan ini diucapkan “labbaik allahumma labbaik”, akudatang pada Mu wahai Allah, aku datang. Dan ucapan ini, para ahlul ma’rifah(para ulama) kita sering mengucapkannya walau bukan di musim haji dan umrah.Tapi dari cinta mereka kepada Allah, mengatakan “wahai Alllah wahai Allah,kami datang kepada kasih sayang Mu, kepada Rahmat Mu, kepada Pengampunan Mu,kepada Majelis Dzikir Mu, kepada Masjid masjid Mu, kepada Panggilan Shalat Mu”.seluruh bentuk ibadah dan taat kepada Allah adalah bentuk talbiyah danucapan aku datang kepada Mu wahai Allah. Seluruh bentuk ibadah. Setiap sujudadalah bentuk daripada ucapan labbaika allahumma labbaik. Wahai Allah akudatang pada Mu wahai Allah dalam setiap shalat kita, dalam setiap ibadah kita.

Jadikan dirimu siang dan malamdipenuhi cahaya talbiyah (aku datang kepada Mu wahai Allah). Datang siang,malam dalam kebaikan dan ibadah.

Hadirin hadirat, dan ketahuilahsegala kemuliaan bukan hanya muncul pada ibadah ibadah yang khusus sajatetapi ibadah untuk menyenangkan hati orang orang yang shalih atau orang orangyang beriman atau ayah bunda kita adalah bentuk ibadah. Seseorang berkata(barangkali kalau zaman sekarang menyenangkan hati orang lain itu bukanibadah). Hadirin hadirat, kalau dibilang ibadah syirik nanti. Tentunya tidakdemikian. (tidak syirik), Menyenangkan hati seorang muslim, seorang mukminapalagi ayah bunda apalagi shalihin atau bahkan Nabi Muhammad Saw adalahmerupakan ibadah yang diganjar pahala oleh Allah. Sebagaimana firmannya“jangan sesekali mengeraskan suara pada ayah bunda kita namun ucapkan padamereka kalimat yang baik”.(QS Al Isra 23). Kenapa? karena ucapan yang baikbaik itu ibadah walaupun kepada kedua orangtua kita, bukan kita menyembah ayahbunda kita tapi mengikuti tuntunan Sang Nabi saw adalah ibadah. Karena firmanAllah “athi’ullah wa athi’urrasul, taatilah Allah dan taatilah Rasul”. Baktikepada orangtua adalah ibadah.

Rasul saw bersabda didalam haditsyang kita baca tadi “diantara kalian yang paling kucintai diantara kalianadalah yg paling baik akhlaknya”. Hadirin hadirat, ini menujukkan Sang Nabisaw memberi kesempatan kepada kita untuk berlomba lomba menjadi orang orangyang beliau saw cintai. Kenapa ucapan ini muncul? diantara kalian yang palingkucintai adalah yang paling baik akhlaknya.
Disini Sang Nabi saw mengajak kita berlomba lomba menjadi orang yang palingdicintai oleh beliau. Kenapa? karena orang yang paling dicintai beliaulah orangyang paling dicintai Allah.
Demikian hadirin hadirat rahasia dari makna hadits ini. Menunjukkan perbuatanperbuatan yang mengarah kepada hal hal yang menyenangkan Sang Nabi saw adalahibadah dan hal tersebut merupakan bakti kita kepada Nabi Muhammad Saw.

Kehadiran kita ditempat ini adalahsalah satu bentuk yang sangat membuka gerbang keridhoan Allah yangmenggembirakan Sang Nabi saw. Apa sih yang membuat Sang Nabi saw gembira? yangmembuat Nabi saw gembira itu adalah hal hal yang diridhoi Allah. Itu yangmembuat Sang Nabi saw gembira, diantaranya akhlak yang indah. Jaga lidah kitajangan mencaci muslimin, jaga hati kita jangan membenci muslimin, jaga harihari kita jangan mengganggu saudara saudari kita muslimin, apalagi ayah bundakita, tetangga kita, keluarga kita, guru kita apalagi Nabiyyuna Muhammad Saw.Jangan sampai kita berbuat hal hal yang mengecewakan mereka.

Hadirin hadirat, “sungguh yangpaling dicintai dihadapanku diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknya diantarakalian”. Hadits ini jelas mengajak kita berlomba lomba menjadi orang yangpaling dicintai olejh Nabi Muhammad Saw. Semoga Allah menjadikan kita orangorang yang paling dicintai Allah.

Diriwayatkan didalam Shahih Bukhari,ketika Rasul saw menyebutkan “aku mendengar hentakkan sandalmu wahai Bilaldihadapanku di surga”. Saat Rasul saw Mi’raj sampai ke surga, beliaumendengar suara langkah sandalnya Bilal. Kita bertanya kenapa bukan Bilal yangmasuk ke dalam surga Nya, tapi langkah sandalnya? ini menunjukkan perbuatanBilal dicintai oleh Allah dan dicintai oleh Nabi Muhammad Saw. Para Muhadditsmenjelaskan makna daripada hadits ini bahwa Bilal itu ketika ditanya akanhadits ini, kenapa bisa demikian? Bilal berkata “tidaklah aku batal wudhuterkecuali aku berwudhu lagi”. Batal wudhu, berwudhu lagi dan shalat sunnah2 rakaat. Perbuatan itu dicintai oleh Allah dan Rasul. Dan Rasul melafadhkannyakepada umat ini agar sampai kepada kita. Untuk apa? Menunjukkan perbuatanmemperbanyak wudhu itu dicintai oleh Rasul dan itu dicintai oleh Allah Swt.

Oleh sebab itu hadirin hadirat,perbanyak perbuatan yang membuat Rasul saw senang kepada kita. Bagaiman kalaukita mendengar hadits beliau, “seseorang bersama dengan orang yang iacintai”. Pahamlah kita disini, munculkan kecintaan kepada Nabi Muhammad Sawitu akan membuat kita dicintai oleh Allah dan akan membuat kita dicintai olehRasul saw.

Cinta kepada Allah dan Rasul ituakan membenahi keadaan kita, membenahi sifat kita, membenahi apa apa yang kitaperbuat sehingga kita akan semakin terbimbing untuk mengikuti akhlak NabiyyunaMuhammad Saw.

Hadirin hadirat, oleh sebab ituRasul saw berkata (riwayat Shahih Bukhari) “tidak diperbolehkan untukberselisih antara sesama muslim melebihi 3 hari”. Menunjukkan Rasul sawmemahami perselisihan itu mungkin ada antara muslimin tapi tidak boleh lebihdari 3 hari, kata Rasul. Kalau tidak saling jumpa, tidak saling silaturahmiselama berpuluh puluh tahun tentunya tidak mengapa tapi jangan ada permusuhan.,jika muncul permusuhan tidak boleh lebih dari 3 hari dan diantara 2 orang yangberselisih yang paling afdhol (kata Rasul saw) adalah yang memulai denganmengucap salam kepada temannya. Dari orang yang berselisih, mana yang palingmulia diantara mereka? yaitu yang memulai salam terlebih dahulu. Itulah yanglebih mulia, kata Rasul saw.

Jika kita kaitkan ayat ini denganhabluminallah dan habluminannas. Subhanallah!! Betapa besarnya cinta Allahkepada kita. Kita tidak boleh berselisih lebih dari 3 hari, tapi kalau Allahharus 5X sehari kita menghadap. Demikian besarnya cinta Allah Swt kepada kita.
Wahai yang tidak bersujud kecuali hanya kepada Allah, benahi penghadapanmukepada Allah dalam 5 waktu setiap harinya, karena itu adalah bentuk cinta Allahkepada kita dan jawablah lamaran cinta Allah Swt kepada kita. Bagaimana dengankita?, dengan menunaikan shalat 5 waktunya, tambah lagi kalau mampu denganqabliyah dan ba’diyah. Tidak mampu saya sibuk banyak pekerjaan di sekolah ataudalam pekerjaan dikantornya atau didalam perdagangannya atau lainnya. Ada waktushalat witir malam hari setelah shalat isya, ada waktu shalat dhuha, ada waktuqiyamullail. Ada banyak waktu yang diluar waktu kesibukkan kita. Sempatkanwaktu menjawab cintanya Allah yang wajib dan yang sunnah.

Hadirin hadirat, hiasi hari harimudengan hal hal yang dicintai Allah, perbuatlah terus dan perbuatlah terussebagaimana Allah menjanjikan “tiadalah seorang hamba beramal hal hal yangfardhu dan tiadalah hamba Ku berhenti pada hal hal yang fardhu saja tapi iateruskan dengan hal hal yang sunnah sampai Aku mencintainya”. Amal yangfadhu semampumu perjuangkan, lebihkan lagi dengan hal hal yang sunnah, akansampai waktunya Allah mencintaimu. Rabbiy pastikan kami semua sampai kepadanafas nafas yang Kau cintai wahai Rabb.

Hadirin hadirat yang dimuliakanAllah,
Penyampaian saya yang terakhir adalah munculnya banyak pertanyaan tentanghukumnya memakai minyak wangi yang mengandung alkohol atau minum obat batukyang mengandung alkohol. Hadirin kalau minyak wangi itu alkoholnya tidakdihukumi “khamr”, bukan arak. Sebagian besar ulama membolehkannya karena bukannajis. Yang disebut alkohol yang diharamkan dan najis itu adalah yangmemabukkan. Kalau minyak wangi dan obat bius lokal dikulit itu tidak memabukkantapi itu racun. Kalau diminum tidak mabuk, tapi mati.
Oleh sebab itu tidak diharamkan, tidak najis hukumnya. Tapi yang diharamkanadalah diantaranya obat batuk yang mengandung alkohol. Obat batuk yangmengandung alkohol itu bukan racun tapi itu obat penenang yang jugamenghilangkan rasa sakit dan lainnya itu adalah hal yang tidak diperbolehkanoleh syariah. Banyak obat batuk anak anak (mengandung alcohol), cari obat yanglain karena masih banyak yang tidak mengandung alkohol. Demikian hadirinhadirat yang diharamkan adalah yang melewati proses yang diperbuat sepeprtimembuat arak. Memabukkan bila diminum itu haram hukumnya, walaupun sedikit.Hadirin hadirat demikian. Tapi kalau proses dibuatnya bukan untuk memabukkanmaka tidak haram hukumnya dan hukumnya bukan hukum khamr.

Demikian hadirin hadirat yangdimuliakan Allah,
Semoga Allah swt membangkitkan kecintaan didalam jiwa kita untuk selalu berbuathal – hal yang dicintai Allah. Ya Rahman Ya Rahiim Ya Dzaljalali wal ikramterangi jiwa kami dengan pelita keindahan Nama Mu, terbitkan keindahan Nama Mudidalam jiwa kami dengan cahaya yang tiada pernah terbenam, Ya Rahman Ya RahiimYa Dzaljalali wal ikram kami benamkan seluruh doa dan munajat kami didalam doakami, didalam dzikir kami, kami memanggil Nama Mu Yang Maha Luhur..

Hadirin hadirat setiap kali kaumemanggil Nama Allah maka saat itu kalimat itu, kau telah memanggil SangPemilikmu, Yang Memilikimu didunia hingga di akherat, Dialah Allah Swt, DzatYang Paling Lembut dan paling mencintaimu, memberikan kepadamu kehidupan yangtidak bisa diberikan oleh sesama makhluk satu sama lain, Dialah Allah Yang MahaTunggal dan Abadi.

Faquuluuujamii’an (ucapkanlah bersama sama) Ya Allah.. Ya Allah.. Ya Allah..

Faquuluuujamii’an (ucapkanlah bersama sama) Laillahailallah Laillahailallah Laillahailallah Muhammadurrasulullah

Washollallahu ala Sayyidina MuhammadNabiyyil Ummiy wa Shohbihi wa Sallam.

Wassalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh

Sources : https://id-id.facebook.com/notes/laskar-nabawi/tausiyah-habib-munzir-al-musawa-yang-paling-dicintai-rasulullah-saw-diantara-kal/460425420694907

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s