Hikmah SYUKUR

Oleh : Muhammad A.Saefulloh, MA

” Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.(QS.Ibrahim [14] :7).

Syukur, secara etimologi berarti mengenal atau mengakui kebaikan. Syukur dapat pula berarti bertambah dan berkembang. Sedangkan secara syari’at, syukur merupakan memperlihatkan tanda-tanda kenikmatan dari Allah atas hamba-Nya dengan mengimani Allah dalam hati, memuji-Nya dengan lisan dan membuktikannya dengan ibadah. Syukur, pada hakikatnya rasa ungkapan terima kasih atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT lalu menggunakannya pada jalan yang diridhoi-Nya. Senada dengan hal itu, Ibnu qayyim mengungkapkan bahwa pada hakikatnya yang disyukuri adalah kenikmatan, karena itu syukur hanya boleh diberikan kepada Zat yang memberi kenikmatan.

Syukur sangat erat kaitannya dengan hati, lisan dan anggota tubuh. Pertama, bersyukur dengan hati. Bersyukur dengan hati berarti mengenal nikmat, menghadirkannya dalam hati membedakan dan meyakininya. Menghitung nikmat dan mengenalkannya adalah tahap awal untuk bersyukur, lalu menyadari betapa banyak nikmat yang Allah telah berikan dan ketidakmampuan kita untuk menghitungnya.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS.An-Nahl [16] :18).

Lalu ketika nikmat telah dikenal, maka kita akan sampai pada tingkat mengenal zat pemberi nikmat secara mendalam. Kedua, bersyukur dengan lisan. Bersyukur dengan lisan adalah senantiasa memuji dan menyanjung Allah swt. Lisan merupakan media yang digunakan untuk mengungkapkan isi hati yang penuh dengan rasa syukur kepada Allah. Syukur dengan lisan adalah pengakuan atas anugerah dalam derajat kepasrahan.

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, Maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh

kemudharatan, Maka Hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.” (QS.An-Nahl [16] : 53).

Orang yang bersyukur adalah orang yang lisannya selalu mengucapkan “Alhamdulillah” dalam situasi bagaimanapun. Sebagaimana Nabi saw memuji Allah dalam mengawali do’a, selesai mengerjakan sesuatu, bangun dari tidur, dalam setiap khutbah, pernikahan, suatu urusan, selesai makan dan minum, saat bersin, dan sebagainya. Ketiga, bersyukur dengan anggota badan. Syukurnya tubuh dan anggota-anggota badan dilakukan dengan bersikap setia dan mengabdi kepada-Nya. Inti dari syukur dengan anggota badan adalah amal sholeh. Nabi dawud as suatu ketika pernah bertanya : “Wahai Tuhanku, bagaimana aku bisa bersyukur kepada-Mu sedangkan tindakanku bersyukur itu sendiri adalah anugerah dari-Mu ?” Allah SWT mewahyukan kepadanya :Engkau baru saja bersyukur!”.

Diantara sarana yang membantu terwujudnya syukur dengan anggota badan sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis : “Setiap manusia pada pagi harinya dan setiap persendiannya ada sedekahnya.” Lalu bagaimana seseorang menunaikan syukurnya 360 persendian ? yaitu bahwa setiap kalimat tahmid adalah sedekah, setiap kalimat tahlil adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah dan menghilangkan suatu gangguan dijalan adalah sedekah. Jumlah persendian sebanyak 360, jadi apabila seseorang dapat melakukan syukurnya, maka ia melewati harinya dengan selamat dari api neraka. Karena itu, hendaknya seseorang selalu bersyukur kepada Allah SWT dengan anggota tubuhnya melalui beragam jenis sedekah dan kebaikan. Wallahu a’lam.

—##—

Muhammad A.Saefulloh, MA adalah asatidz Majelis Azzikra dan Kepala Madrasah Aliyah YAPINA alternative Islamic Schools Bojongsari Sawangan Depok Jawa Barat. Madrasah Aliyah (MA) YAPINA Alternatif Islamic Schools merupakan Madrasah (sekolah) yang mengintegrasikan hati, akal dan emosi dalam praktek kehidupan, sehingga terjadi proses insani yang bertaqwa, cerdas, kreatif, inovatif dan mandiri.

@Bukit Az-zikra 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s