BERDAGANG MENIRU NABI MUHAMMAD SAW.

Kumpulan-Kaligrafi-Nabi-Muhammad-SAW

PONDASI DAGANG MUHAMMAD SAW

Judul buku : Sukses Berbisnis Ala Rasulullah SAW
Penulis : H. Mokh Syaiful Bakhri dan Abdussalam
Penerbit : Erlangga
Tahun terbit : 2012
Harga :
Tebal buku : 132 halaman
Resentator : Denok Styaningrum

H. Mokh. Syaiful Bakhri, S. Sos, merupakan Putra Daerah Sidogiri yang layak mendapat acungan dua jempol karena kesuksesannya dalam menjalani dua profesi ganda. Di samping menjadi guru SMAN Gondangwetan dan SMA AL Yasini beliau juga menjadi penulis buku yang tidak diragukan lagi karya-karyanya. Nyaris semua karya beliau bernuansa agama, termasuk buku “Sukses Berbisnis Ala Rasulullah SAW”. Dalam karyanya kali ini, beliau menggandeng temannya yaitu Abdussalam. Pria kelahira Jakarta (32) tahun silam.

Pedagang adalah pengusaha yang aktivitasnya membeli dan menjual barang untuk mendapatkan keuntungan. Dalam buku “Sukses Berbisnis Ala Rasulullah SAW”, memaparkan tentang tips suksesnya Muhammad SAW dalam berdagang. Beliau memulai usaha tanpa mengandalkan modal yang besar. Dengan modal kejujuran dan kepercayaan, beliau dapat membuktikan bahwa modal utama untuk memulai berwirausaha itu bukanlah harta yang banyak melainkan kejujuran dan kepercayaan, sehingga beliau diberi gelar Al-Amin.

Muhammad SAW dalam menjalankan usahanya sebagai seorang pedagang sukses, dapat dilihat dari empat aspek, yaitu:
1. Kepercayaan yang diberikan orang kepadanya. Dalam bergadang, beliau menjalaninya dengan jujur, tidak mau merugikan orang lain, tidak mengurangi timbangan, menempati janji, memberikan pelayanan terbaik, tidak mau mengecewakan pelangganannya, memberikan kemudahan transaksi dagang dan menjaga kepercayaan yang diberikan orang kepadanya.
2. Mendapat laba banyak berkat menjaga kejujuran dan kepercayaan dalam berdagang. Dalam hal ini dapat dibuktikan saat melamar Khadijah binti Khuwailid, beliau memberikan 100 ekor unta merah senilai enam miliar sebagai maskawinnya. Unta merah pada saat itu merupakan alat tranportasi terbaik
3. Keberhasilan dalam memanfaatkan keuntungan dagang yang besar, beliau gunakan di jalan Allah, yaitu menyebarkan kebenaran dan kedamaian Islam kepada umat manusia, di antaranya untuk membantu anak yatim dan fakir miskin.
4. Kesuksesan dalam memberikan keteladanan akhlak mulia dalam berdagang, di antaranya adalah transaksi yang pernah beliau lakukan adalah lelang dan kredit. Khusus dalam hal kredit beliau sering membayar utangnya lebih dari kesepakatan sebagai tanda balas jasa. Hal itu dilakukan atas kemauannya sendiri bukan atas paksaan dari pihak pengkredit.
Rahasia sukses berdagang Muhammad SAW, yaitu mandiri dan memiliki semgangat kuat untuk berwirausaha, jujur dan amanah, cerdas dan terampil, komunikasi dan pelayanan excellent, bekerja mengandung nilai ibadah, bekerja untuk dunia dan akhirat, membangun kemitraan untuk mengembangkan sayap usaha, menyuburkan harta melalui sedekah.

Muhammad SAW menggunakan karaakter “macan” dalam berdagang, yaitu mulai dari diri sendiri, tekad dan ketetapan hati untuk mandiri, ambil risiko, berani mengambil risiko rugi, tertipu, ataupun modal kembali dalam durasi lama, ciptakan impian, bertujuan membahagiakan diri sendiri, orang-orang yang dicintai, dan orang banyak, aksi nyata, berwirausaha dalam durasi cepat, taktis, bersemangat, meski dihujani cemoohan bahkan ancaman dari pihak kontra beliau, never give up, pantang menyerah sebelum impian tercapai. Di samping karakter, Muhammad SAW juga memiliki empat kiat excellent service, yaitu senyum, salam, sapa, sopan dan santun, yang biasa dikenal dengan sebutan 4S

Strategi marketing bisnis Muhammad SAW, yaitu jadikan jujur sebagai visi bisnis, layani customer dengan ikhalas dan sepenuh hati, penuhi janji, bedakan jenis produk anda, buatlah segmentasi market dan targeting.

Etika berdagang dalam tuntunan Al-Qur’an, yaitu mencatat transaksi dengan benar, berdagang atas dasar suka sama suka, tidak terlena oleh perniagaan, perniagaan yang tidak merugi, Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba, larangan curang dalam berdagang.

Etika berdagang dalam hadis, yaitu murah hati dalam berdagang, kerja sama dengan pemilik modal, harga barang yang ideal (pricing strategy), menjual barang adalah pekerjaan mulia (sebagian dari ibadah), keutamaan dalam jual beli adalah jujur, larangan menipu dalam jual beli. Jual beli yang tidak diberkahi, di antaranya menjual seseuatu yang haram, menjual barang yang masih samar, mempermainkan harga, penimbunan dilaknat, mencampuri kebebasan pasar dengan pemalsuan, banyak sumpah, mengurangi takaran/timbangan, membeli barang rampokan/curian sama dengan melakukan aktivitas merampok/mencuri, riba, menjual kredit dengan cara menaikkan harga, larangan menjual barang sebelum menerimanya dari penjual pertama dan sebelum menyempurnakan takaran timbangannya, larangan menjual arak, babi, bangkai.

Buku “Sukses Berbisnis Ala Rasulullah SAW”, menghidangkan menu tat cara perdagangan yang lengkap, mulai dari sejarah perdagangan Muhammad SAW, rahasia kesuksesan, prinsip/model, etika manajemen, berbagai macam hadis perdagangan sampai strateginya dalam berdagang yang didasarkan pada tuntunan Al Qur’an. Dari segi bahasa, buku ini bahasanya sangat mudah dipahami, sehingga bisa dibaca oleh semua jenis kalangan baik dari segi umur maupun profesi. Lagi pula buku ini tidak terlalu tebal sehingga tidak bosan dan tidak menjenuhkan untuk dibaca. Perwjahan buku ini sangat menarik ada warna merah dan kuning bak sinar yang menyinari judul buku yang berwarna coklat dan hijau. Gambar sinar dalam sampul menandakan bahwa buku ini penuh dengan penerangan jalan dalam berdagang. Hal ini ditujukan kepada pembaca agar pembaca tidak sampai terjadi “kecelakaan” dalam berdagang dan tertarik melewati jalan perdagangn ala Rasulullah SAW.

Di sisi lain, buku ini tidak menampilkan sama sekali aksara Arab. Semua hadis dan penggalan ayat-ayat Al Qur’an ditulis dalam bahasa Indonesia. Hal ini bisa mengakibatkan pembaca kurang pas dalam menghayati hadis-hadis Muhammad SAW dan penggalan ayat-ayat Al Qur’an yang berhubungan dengan perdagangan.

Dalam hal ini pembaca diharapkan lebih termotivasi untuk mengikuti jejak Muhammad SAW dalam berdagang. Dalam hadis Muhammad SAW menekankan pentingnya berdagang, di antaranya riwayat dari HR Nua’im “Berdaganglah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu terdapat pada perdagangan”. Namun faktanya, mayoritas penduduk Indonesia saat ini jusrtu berebut kursi PNS. Hal ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi makro di Indonesia tidak sehat. Jika umat Islam ingin maju, maka dianjurkan meniru gaya entrepreneurship Muhammad SAW, semangat dan sifat-sifat mulia Muhammad SAW agar menjadi entrepreneur sukses.
Manfaat membaca buku ini di samping mengetahui menu tata cara berdagang Muhammad SAW, pembaca bisa mengetahui visi beliau dalam berdagang dan prinsip-prinsip beliau dalam berdagang. Bila pembaca membaca buku ini maka pembaca akan mengetahui secara detail tentang kesusuksan berbisnis ala Rasulullah SAW. Konsep beliau di bidang kegiatan ekonomi sarat dengan nilai-nilai etika dan moralitas. Hal ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan orientasi kehidupan di dunia dan di akhirat. Hal ini sesuai dengan sabda beliau “Pedagang yang amanah dan jujur, bersama dengan orang-orang yang benar dan orang-orang yang gugur syahid di hari kiamat” (HR Ibnu Majah). Semoga buku ini dapat menjadi referensi yang akurat bagi pembaca yang ingin memulai usaha dengan modal materi yang tidak “gemuk” sekaligus menjadi pengusaha yang sukses dunia akhirat. (SOB/SYA)
Sources : http://www.wartapasuruan.com/berdagang-meniru-nabi-muhammad-saw/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s